Postingan

jalah petua (uang)

kesibukanku berlangsung hingga hari ini, walau saat melakukan kesibukan pasti ada waktu yang renggang terbuang sia-sia, tapi tetap saja aku sibuk. pernah terfikir untuk punya seseorang yang bisa menghiburku disaat kesibukanku saat kerja, tapi memangnya siapa yang mau menghiburku hanya untuk pekerjaan pranelayan ini ? tapi bapakku yang sering menemaniku saat bekerja itu sudah sangat beruntung bagiku, daripada tidak ? ya walau kadang bapakku garing dan tidak lucu (mungkin karena beda usia, jadi beda guyonan) hari ini aku diajarkan bapakku bagaimana menjual ikan-ikan itu di pasar, dan sambil bersama bapak aku kepasar sambil bawa ikan-ikan. ternyata kegiatan menjual tidak sulit, karena kita hanya perlu menimbang dan mengetahui harga ikan berdasarkan jenis dan berat timbangan. hasil hari ini lumayan banya yaitu 15 ribu. aku sangat semangat sekali saat menerima uang, karena tujuan kita berkeja keras itu adalah uang. walau uang bukan segalanya tapi tanpa uang, kita mungkin gak kan mungkin m...

jalah petua (kunang-kunang)

malam ini sangat sunyi... terdengar suara aliran air, suara jangkrik dan suara burung hantu(emange suaranya kayak gimana burung hantu ?),, ku lihat bapakku masih bekerja dengan jalahnya,, aku duduk di gubuk sambil berfikir kapankah kehidupan kami tak seperti ini lagi ?? aku hanya meng ayun2kan kaki ku dan kulihat bapakku semakin menjauh dari gubuk, dan hanya kulihat samar2 karena penerangan disini sangatlah kurang,, aku mengangkat kakiku dan berdiri di gubuk itu sambil melihat setiap sudut gubuk itu, aku tidak tau kenapa aku melakukannya(terselah penulis donk) yang jelas aku tidak menemukan apapun. hari semakin gelap dan bapakku belum berhenti bekerja, aku ingin pulang untuk segera tidur. bapakku jarang sekali mengajakku bekerja semalam ini kecuali ada sesuatu yang sangatlah penting untukku atau dia. namun walau aku diajak bekerja, bukan berarti aku disuruh bekerja,, aku hanya menemaninya bekerja sekedar hanya untuk memberi motivasi. aku memahami itu, karena aku sendiri pernah meng...

bakaran di rumah mbak P

Gambar
mbak P itu bukan inisial,, hanya saja aq dan temen2 yang lain manggil dia begitu sehingga panggilannya ya mbak P.. gak tau siapa yang mengawali namun mungkin karena nama aslinya Putri Sakina,, dan kebetulan sekelasnya ada yg namanya putri, sehingga jika manggil dengan nama putri maka akan membingungkan,, jadi dia yg diganti panggilannya(hipotesa) bakaran iwak(aku yg fotoin jadi aku gak ada) acara kali ini(bakaran) dalam rangka banca'an/slametan/ucapan terimah kasih kepada yang maha kuasa,, dengan cara berbagi ke orang2 disekitar agar rumahnya yg baru itu dibarokahi,, bakarannya bakaran ayam dan ikan, sebenernya aku kira cuma bakaran ayam karena aku tadi cuma lihat ayam dan langsung nyelonong pulang karena perintah ortuku untuk menjaga rumah yg lagi kosong,, karena tukangnya lagi istirahat sejenak ke rumahnya masing2(aku gak usah menjelasin panjang lebar yg tentang tukangnya),, dan ketika tukangnya sudah kembali ke rumah, sehingga rumah gak kosong,, aku langsung nyelonong ...

jalah petua (ulang tahun)

walau aku sering gak tau jam bukan berarti aku gak tau waktu, karena hari ini adalah hari ulang tahunku. sebenarnya aku gak pengen mengingat hari ulang tahunku karena aku gak pengen kayak anak kaya yang menghambur-hamburkan uang di jalan yang gak begitu bermanfaat hanya untuk ulang tahun, walau kadang aku hadir di acara pesta ulang tahun temanku hehe, tapi itu untuk mendapatkan makan malam yang sekiranya lebih enak dari biasanya. karena hari ini hari ulang tahunku dan karena juga hari kebetulan hari libur(truuss ? masalahnya ?) hari ini aku akan berkunjung ke almarhum ibuku( oh maaf ) hari ini umurku 9 tahun, dan 9 tahun juga kepergian ibuku. bapakku meliburkan semua kegitan hari ini bila memungkinkan, dan memang itu memungkinkan. bapakku membeli beberapa bungah untuk dibawa ke makam beliau, dan saat disana(koq cepet -__-) bapakku menaburkan bunga diatas makam ibuku dan menyiraminya. bau harum muncul dari makam itu, bapakku bilang itu berasal dari bungah itu, tapi aku yakun itu bera...

jalah petua (bungah tidur)

usai shalat isya' ayahku pulang dari pekerjaanya, itu terlihat dari suara salam dan akupun menjawabnya, hari yang panjang untuk bapakku. dan aku yang masih kecil inipun tau kalau itu berat, mencari nafkah sendirian. bapakku shalat dan akupun belajar, dan itu sudah menjadi kebiasaan tapi malam ini aku agak telat tidur. karena kebetulan 3 mata pelajaran hari ini memberikan tugas secara bersamaan, aku gak mau nunda PR karena jadwalku juga padat. apalagi salah satunya adalah tugas seni budaya, yang mengharuskanku menggambar. aku agak kecewa dengan hasil karyaku karena hanya berwarnah  biru,hijau, kuning dan hitam. tau sebabnyakan, karena aku hanya memiliki 2 pewarna yaitu biru dan kuning.sedangkan warna hijau ku dapat dari percampuran keduanya(mungkin kalian udah nebak) dan yang hitam dari duselan pensilku, selain itu ada beberapa aksen hitam tegas dari boldpoint ku. aku menggambar taman, taman yg gak begitu jelas karena dengan pewarnaan yg terbatas. dan mungkin anak-anak yang lainny...

jalah petua (insiden)

mungkin sekarang sudah pukul 4, klo dilihat dari sudut dan ketinggian matahari sich gitu(ngarang :p). aku masih cari2 ikan, hari ini seperti hari keberuntunganku, karena dari tadi aku mendapat ikan terus di jalaku. mulai dari ikan 1000 sampai ikan 3000 juga dapet, kebetulan juga bapakku hari ini sedang ada urusan dengan ketua RT jadi dia tidak bisa melihat penghasilanku hari ini. lalu aku memutuskan untuk lebih ketengah sungai karena akan lebih banyak ikan jika aku menjalah di tengah sungai, namun aku harus berhadapan dengan kuatnya arus sungai jadi aku berfikir berkali-kali sebelum melakukan hal itu. jadi keputusanku adalah untuk segera pulang, lagipula hasil tangkapanku hari ini juga sudah cukup banyak. namun saat aku berjalan munuju tepi sungai, aku tersandung dan lukaku kamarin yg hampir kering sekarang terbuka lagi. darahpun keluar dari lukaku(tapi gak samapi membuat warnah sungai jadi merah),, aku takutnya ada ikan hiu dateng(soalnya katanya hiu bisa mencium setetes darah dalam r...

jalah petua (nilai 100)

sungguh kejadian yg mengherankan, kalau bisa kejadian ini masuk koran dan membuat geger seluruh warga sekampungku dan kalau bisa juga aku masuk  tv. gak tau kenapa tapi nilai tugas harian IPA ku hari ini dapat 100, padahal jarang sekali aku dapet nilai segitu, boro2 dapet segitu ! ngerjakan tugas aja aku jarang banget. ku sempatkan diri untuk bertanya pada guruku kenapa aku mendapat nilai segitu,, dia bilang "kenapa ? kamu heran ya ?" akupun diam, daripada nilaiku malah dikurangi. dia salah satu guru dari 5 guru di sekolahku. orang2 memanggilnya pak Sarjono. sebenarnya itu diambil dari nama jabatannya(sarjana) dan nama aslinya masih misterius bagi murid2 seperti aku. aku pulang dan bergegas ke sungai, tapi di tengah perjalanan saat aku pulang aku terjatuh karena menyandung batu(ini kejadian formal yg sering dialami orang2), dengkul ku berdarah, isi tas ku berhamburan karena ada bagian yang sobek. aku bergegas memungut semua barang2ku termasuk kertas ulanganku yang tadi, kur...